Jubah Raja Arab ini Terlihat Sederhana, tapi Kamu Akan Bengong Jika Tahu Harganya Berapa

Inafeed.com – Pusat perhatian masyarakat tanah air saat ini yakni Raja Arab Saudi Salman Abdulaziz Al Saud yang menjadi raja Arab kedua untuk berkunjung di Indonesia.

Kedatangan Raja Arab Saudi Salman Abdulaziz Al Saud ke Indonesia ini tentu saja menjadi moment paling spesial bagi presiden Joko Widodo. Kedua pemimpin negara itu pun tampak punya ikatan silaturahmi yang erat.

Kedua pempimpin negara itu pun tampil dengan ciri khas busana tersendiri. Jika Jokowi tampil dengan busana khas pemimpin ala negara Indonesia, Raja Arab Saudi Salman Abdulaziz Al Saud juga terlihat tampil dengan busana khas Arab Saudi yakni menggunakan jubah atau bisht sebagai luaran.

Raja Arab Saudi Salman Abdulaziz Al Saud selalu tampil dengan memakai bisht warna cokelat caramel dengan ornamen emas di pinggirnya.

Namun tahukah kamu jika Bisht yang terlihat biasa saja itu ternyata bukan bisht yang biasa digunakan masyrakat Arab.

Bisht yang dipakai raja Arab ini punya nilai emas tersendiri mulai dari harganya. Mau tahu berapa harga Bisht yang digunakan Raja Arab Saudi Salman Abdulaziz Al Saud ?

Diketahui jika bisht yang digunakan khusus bagi keluarga kerajaan mencapai 20 ribu Riyal Saudi atau sekitar Rp 70 juta. Tergantung dari model jahitan, warna, serta bahan dan benang yang digunakan.

Sementara bisht biasa bisa dibeli mulai dari 100 Riyal Saudi atau sekitar Rp 350 ribu. Biasanya terbuat dari sutra imitasi dan kawat tembaga sebagai pengganti ornamen emas.

Pada dasarnya , Bisht menjadi busana resmi para petinggi di negara-negara Arab, seperti politisi, ulama, dan para petinggi termasuk keluarga kerajaan. Dan Bhist paling mahalĀ  di dunia ini adalah jubah keluarga kerajaan Arab Saudi karena dalam proses pembuatan bisht bagi keluarga kerajaan seperti yang dipakai Raja Salman sepenuhnya buatan tangan atau handmade. Serta menggunakan bahan dan benang kualitas nomor satu.

“Bisht untuk keluarga kerajaan dirancang khusus dan dibuat dengan tangan. Mereka menggunakan benang emas, benang perak, atau kombinasi keduanya,” jelas salah seorang penjahit Abu Salem dari Al Ahsa.

Warna yang dipilih pun tidak sembarangan. Keluarga Kerajaan menyukai warna-warna netral atau basic seperti hitam, coklat, beige, dan krem. Sementara untuk generasi muda mulai berani memakai warna biru muda dan maroon.

Dan untuk dalaman atau inner, para pria memakai baju panjang yang dikenal dengan thawb atau thoebe yang di Indonesia biasa disebut gamis. Serta dilengkapi dengan ghutrah atau sorban motif kotak-kotak merah dan karet pengencang berwarna hitam.

Kamu juga perlu tahu ni guys , ada salah satu keunikan dari cara pakai Jubah yang dilakukan oleh raja Arab Saudi. Jubah yang memiliki dua bagian lengan, itu ternyata membuat Raja Arab Saudi dan keluarga kerajaan lainnya hanya memasukkan tangannya pada salah satu sisi saja. Sedangkan sisi lengan lainnya dibiarkan menggantung.

Coba deh perhatikan cara pemakaian jubah Raja Arab Saudi di atas ?