Fakta Kedekatan Nazi dan Muslim ini ternyata jarang diketahui dunia lho!

Inafeed.com – Mendengar kata Nazi pasti yang terpikir dalam benak kamu adalah sekelompok orang jahat. Pemimpin Nazi bernama Adolf Hitler ini dianggap sebagai sosok paling kejam di dunia bahkan bisa menjadi mimpi buruk dunia.

Namun tahukah kamu jika ternyata sosok Nazi yang kejam juga pernah punya kedekatan dengan umat muslim.  Bahkan hubungan kedua pihak yang sebenarnya kontras ini begitu apik bahkan sampai membantu satu sama lain.

Seperti yang dilansir dari boombastis.com, inilah dia diantaranya :

1. Musuh Nazi juga musuh negara muslim

Nazi Jerman menjadi momok bagi dunia di masa perang dunia kedua. Musuh utama Nazi waktu itu adalah negara-negara penjajah negeri muslim. Baik itu Inggris, Perancis, maupun Belanda. Jerman kala itu kemudian bersekutu dengan negara-negara yang mayoritas muslim seperti Turki. Akan tetapi karena pengaruh Islam juga melekat pada pasukan Nazi. Bahkan Hitler memiliki hubungan sangat dekat dengan seorang ulama.

2. Divisi Handschar, sang pedang melengkung

Divisi handschar ini juga menjadi sosok musuh nazi. Anggota Handschar sebagian besar muslim asal Kroasia. Pasukan ini dibentuk sengaja untuk membantu pasukan Nazi dalam peperangan. Pada perekrutan pertamanya ada kurang lebih 20.000 muslim di Kroasia dan beberapa negara kecil lainnya yang bergabung di divisi ini.

3. Hubungan Hitler dengan Amin al-Husain

Hubungan Hitler dengan Amin al-Husain ini menjadi fakta jika Nazi pernah punya kedekatan dengan orang muslim. Ketika itu , seorang mufti dari Yerusalem bernama Amin Al-Husaini yang merupakan seorang pejuang kemerdekaan Palestina atas Yahudi. Namun, karena dianggap membahayakan, akhirnya Amin Al-Husaini harus di deportasi ke Eropa. Dan di sanalah dia bertemu dengan Hitler. Amin Al-Husiani menjadi jembatan penghubung antara negara-negara Arab dengan Jerman. Atas negoisasinya akhirnya beberapa negara muslim mau menjadi penyadang dana untuk perang yang dilakukan oleh Nazi. Dia juga orang yang meresmikan divisi Handschar untuk membantu tentara Nazi.

4. Propaganda sekaligus hubungan saling menguntungkan

Kedekatan nazi dan umat muslim menimbulkan propaganda namun dalam hal yang menguntungkan. Adanya Iman Al-Husaini di pihak Nazi memberikan keuntungan lebih bagi negaranya. Kehadiran seorang mufti akan menarik para muslim di Eropa untuk bergabung dengan pasukan Nazi. Seperti yang diketahui, lahirlah resimen muslim pertama di Jerman. Begitu pula sebaliknya, dengan adanya dukungan dari Nazi dapat membantu beberapa negara muslim dalam menghadapi musuh-musuhnya. Atas bantuan Nazi pula, kemerdekaan Palestina terhadap Zionis dapat segera diwujudkan.

5. Pasukan Nazi sangat menghormati muslim

Dan fakta kedekatan Nazi dengan umat muslim terlihat ketika pasukan Nazi sangat menghormati umat muslim. Hal ini terlihat ketika Pasukan Nazi non-muslim mempersilakan para pasukan Handschar untuk melakukan sholat berjamaah. Kedua pasukan juga saling bertukar pengetahuan satu sama lain. Contohnya saja, seluruh pasukan Nazi diberikan buku berjudul “Islam und Judentum” agar para tentara memahami dan menghormati para pasukan muslim. Pasalnya, pengetahuan akan islam waktu itu sangat terbatas dan sangat wajar jika para tentara Nazi bingung atas ibadah yang dilakukan umat islam.

Nah, itulah dia kelima fakta kedekatan Nazi dan muslim.

iklan