in

3 Presiden ini Malah Bikin Negaranya Jadi Bangkru

inafeed.com – Menjadi seorang pemimpin negara tidaklah mudah, kesalahan dalam memimpin sebuah negara akan berefek kepada negara tersebut. Kegagalan seorang pemimpin bukannya menjadikan negaranya makmur melainkan membuat negaranya bangkrut. Berikut adalah 3 orang presiden yang gagal dalam mengelola negaranyya dan membuat negaranya bangkrut dan bnyak hutang.

1. Mantan Presiden Zimbabwe Robert Mugabe.

foto:merdeka.com

Zimbabwe mengalami krisis ekonomi parah setelah Presiden Robert Mugabe mengeluarkan kebijakan radikal soal distribusi lahan pada akhir 1990-an dan awal 2000an. Negara ini akhirnya mengalami kekurangan bahan pokok kronis. Sementara itu, bank sentral Zimbabwe terus mencetak uang untuk membiayai defisit anggaran. Akhirnya terjadi kenaikan harga yang menggila di Zimbabwe. Puncaknya, harga bisa naik dua kali lipat setiap 24 jam.

Pada 2015, Zimbabwe mengalami krisis yang sangat parah. Nilai mata uang dolar Zimbabwe hancur berantakan setelah negara tersebut dilanda krisis ekonomi dan hiperinflasi pada 2008 dan 2009 silam. Mata uang Zimbabwe menjadi tidak bernilai karena bank sentral Zimbabwe terus mencetak uang untuk menutupi defisit anggaran yang mendalam. Akibatnya, USD 1 setara dengan 35.000 triliun dolar Zimbabwe.

Bahkan 100 miliar Zimbabwe hanya cukup untuk membeli 3 butir telur. Untuk mengatasi ini, Zimbabwe akhirnya menghapus peredaran mata uang dolar Zimbabwe, dan menggantinya dengan dolar Amerika.

2. Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

foto:merdeka.com

Kesalahan Maduro saat memimpin Venezuela, sampai membuat negara itu mengalami inflasi yang parah. Seperti diketahui, kas Venezuela bersumber dari ekspor minyak. Jika harga minyak sedang naik, maka pemasukan negara banyak. Dahulu saat Hugo Chavez menjadi presiden Venezuela, kas negara itu diberikan pada rakyat miskin berupa rumah.

Namun pada 2013, Chavez meninggal dunia, dan digantikan oleh Maduro. Ia melanjutkan tradisi Chavez. Pada 2016, harga minyak anjlok. Kas Venezuela bahkan habis. Rakyat miskin tak bisa melakukan apapun.

Maduro salah ambil keputusan untuk selesaikan masalah ini. Bukannya menambah lini produk ekspor minyak, melainkan mencetak uang sebanyak mungkin. Nilai tukar bolivar melorot tajam. Inflasi tak terkendali dan tingkat harga barang naik hingga 1000 persen.

3. Mantan Presiden Gambia Yahya Jammeh.

foto:merdeka.com

Kondisi Gambia sempat memanas pasca pemilu 1 Desember 2016. Saat itu, Jammeh bersaing dengan Adama Barrow memperebutkan kursi nomor satu di Gambia. Jammeh ternyata kalah. Ia sempat menerima hasil pemilu. Namun beberapa hari kemudian, ia menolak hasil pemilu dan meminta pemilu ulang.

Belum ada pemilu ulang, Jammeh malah kabur ke luar negeri dengan membawa kabur seluruh harta kekayaannya beserta seluruh harta negara senilai USD 11 juta atau Rp 147,1 miliar waktu itu. Alhasil kas negara kosong dan tak ada cadangan.

Menurut Fatty, otoritas bandara utama Gambia sebenarnya telah diberi tahu untuk tidak membiarkan barang-barang mewah Jammeh keluar dari Gambia. Jammeh kabur pada 21 Januari 2017 dan tak diketahui ke mana tujuannya

7 Artis Cantik ini Pernah diramal Mbak You, Dari Ayu Ting Ting Hingga Syahrini

5 anak artis yang kerap pamer kemewahan karena punya harta melimpah!