Katanya Jika Tali Pocong Tidak Dilepas Maka Jenazah Akan Gentayangan Berikut Fakta yang Wajib Kamu Ketahu

55c163337c090_55c163337c7db

Situshiburan.com  – Indonesia memiliki banyak  mitos yang berkembang dan bahkan dipercaya oleh banyak orang. Salah satu mitos yang dipercaya secara turun-temurun yang harus dibenahi adalah mitos jika tali pocong tidak dilepas maka jenazah akan menjadi pocong dan gentayangan.

Mitos ini sangat dipercaya oleh masyarakat. Padahal ini sangat bertentangan dengan agama. Nabi Muhammad SAW pun tak pernah mengajarkan umatnya tentang hal ini.

Seperti dilansir Pulsk.com, sebenarnya sebagian besar ulama memang menganjurkan untuk melepaskan ikatan pocong pada mayit yang sudah dimasukan ke dalam kubur.

Hal ini juga dilakukan oleh Rasulullah pada mayit Nu’aim bin Mas’ud saat dimasukan ke dalam kubur. Rasulullah melepaskan tali yang mengikat jenaza Nu’aim bin Mas’ud. ”Apabila kalian memasukan mayit kedalam lahad maka lepaslah ikatannya,” demikianlah yang  diriwayatkan oleh al Atsram dari Ibnu Mas’ud.

Imam Ar-Romli dalam kitabnya yang berjudul Nihayatul Muhtaj nya pun membenarkan hal itu. “Bila mayat sudah diletakkan di kubur, maka dilepaslah segenap ikatan dari tubuhnya berharap nasib baik yang membebaskannya dari kesulitan di alam Barzah, karenanya, makruh hukumnya bilamana ada sesuatu yang mengikat bagian tubuh jenazah baik jenazah anak-anak maupun jenazah dewasa.”

Tapi sangat dilarang untuk membuka wajah si mayit karena tidak ada dasar hukumnya. Membuka wajah si jenazah boleh dilakukan jika jenazah meninggal dalam keadaaan ihram, karena  Allah SWT akan membangkitkannya kelak di hari kiamat dalam keadaan membaca Talbiyah (sedang mengerjakan haji).

Umat muslim yang kembali pada Allah tidak membawa apa pun kecuali amall ibadahnya selama hidup didunia untuk menghadap Allah SWT, seperti perhiasan tidak boleh melekat di tubuh jenazah dan juga termasuk tali kafan.