5 Efek Buruk Jika Wanita Suka Menggunakan Baju Ketat

khk

Situshiburan.com – Wanita adalah mahluk Tuhan yang paling ingin terlihat mempesona di mata orang. Selain peduli tentang kecantikan , wanita juga paling peduli dengan fashion yang ada dalam dirinya. Dan salah satu fashion yang paling menonjol pada wanita adalah kebiasaan yang suka menggunakan baju ketat.

Bagi wanita menggunakan baju ketat merupakan salah satu hal yang paling disenangi karena bisa memperlihatkan keseksian tubuhnya. Namun tahukah kamu jika sering menggunakan baju ketat ini ada sejumlah efek buruk yang akan kamu rasakan.

Itulah kenapa jika banyak orang mengatakan menggunakan baju ketat itu tidak menyehatkan . Dan seperti yang dilansir dari akhwatshalihah.com, inilah dia 5 efek buruk jik wanita suka menggunakan baju ketat.

1. Paresthesia

Paresthesia ini merupakan salah satu efek buru yang akan kamu rasakan jika kamu menggunakan baju ketat. Dr Malvinder Parmar dari Timmins & District Hospital, Ontario, Kanada, mengatakan jika celana ketat sepinggul berpeluang menimbulkan penyakit paresthesia.

Penyakit Paresthesia ini adalah penyakit yang akan timbul seperti kesemutan, rasa panas seperti terbakar dan sejenisnya. Canadian Medical Association Journal, Parmar mengakui, setahun terakhir ini kedatangan cukup banyak pasien yang bisa dikategorikan sebagai korban paresthesia.

Bahkan dalam hasil penelitian Parmar menunjukkan, kelainan itu menjadi permanen selama celana ketat sepinggul melilit di tubuh. Itu sebabnya Parmar menyarankan menjauhi segala macam pakaian ketat selama terapi. Menurut dr Andradi Suryamiharia Sp.S(K), spesialis saraf yang sehari-harinya bertugas di RSUPN Cipto Mangun Kusumo, Jakarta dan staf pengajar FK-UI itu, sebagai gangguan saraf, paresthesia gampang dikenali gejalanya berupa kesemutan yang lama-kelamaan berubah menjadi mati rasa.

2. Ancaman Jamur

Salah satu efek jika kamu menggunakan baju ketat yakni ancaman jamur. Menurut dr Kusmarinah Bramono Sp.KK, spesialis kulit dan kelamin RSCM mengatakan jika pakaian ketat berpotensi menimbulkan tiga macam gangguan kulit baik itu sebatas pinggul maupun di atas pinggul yang disebabkan akibat kelembaban sehingga perkembangbiakan jamur akan lebih subur.

Kasus ancaman jamur ini juga banyak dialami orang. Bahkan ada pasien korban jamur yang berobat ke Klinik Kulit dan Kelamin RSCM meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tercatat bila sepanjang tahun 2002, sekitar 35 persen pasien terbukti kena serangan jamur. Usia berkisar 15 – 45 tahun.

Kebanyakan seseorang yang mengalami infeksi jamur ini terkadang jamur panu (bercak putih, cokelat, atau kemerahan), jamur kurap dengan bintik menonjol gatal, serta jamur kandida yang basah dan gatal.

3. Bekas Hitam

Bekas hitam juga merupakan salah satu efek buruk jika kamu menggunakan baju ketat. Bekas hitam ini akan muncul dengan tanda awal seperti kulit yang mengalami beruntusan dan nantinya akan menjad trade mark sang dermatitis hanya muncul bila terjadi gesekan antara kulit dengan benda dari luar tubuh. Benda asing yang berpotensi gesek tinggi tidak hanya benda keras, semisal: perhiasan, jam tangan, atau ikat pinggang.

“Celana ketat terutama berpengaruh pada kondisi kulit di sela-sela paha. Awalnya mungkin cuma radang ringan.

Selain itu, penggunaan celana yang ketat juga dapat menimbulkan bercak hitam di pangkal paha dan menimbulkan bekas. Jika untuk proses menghilangkan noda hitam itu pun tidak mudah dan perlu waktu beberapa lama untuk proses pemulihan.

4. Kanker Ganas Melanoma

Pemakaian pakaian yang ketat juga bisa menyebabkan kanker ganas berjenis Melanoma. Penelitian ilmiah kontemporer telah menemukan jika perempuan berpakaian ketat atau transparan, berpotensi mengalami berbagai penyakit kanker ganas melanoma di sekujur tubuh yang terbuka. Kanker Melanoma adalah kanker kulit yang sangat berbahaya, dan kanker ini biasanya di mulai dengan tanda hitam pada kulit, atau tahi lalat.

Dan perlu kamu ketahui jika tahi lalat adalah kumpulan sel pigmen abnormal (melanosit ) yang muncul pada kulit Dan penyakit ini terkadang mengenai seluruh tubuh dengan kadar yang berbeda-beda. Gejalanya biasa timbul bulatan berwarna hitam agak lebar dan terkadang berupa bulatan kecil saja, pada daerah kaki atau betis, atau bisa di sekitar mata kemudian menyebar ke seluruh bagian tubuh.

Selain itu, kanker milanoma juga menyerang tulang, bagian dalam dada dan perut. Kanker ini juga menyerang ginjal, Jika ginjal sudah rusak air kencing akan berwarna hitam. Janin juga tidak luput dari serangan kanker milanoma ini.

5. Kemandulan

Pemakaian pakaian yang ketat juga bisa menyebabkan wanita mengalami kemandulan. Pakaian ketat tidak berfungsi menjaga suhu tubuh dari serangan hawa dingin. Suhu yang terlalu dingin jelas dapat membahayakan kondisi rahim (Al-Istanbuli, 2006).

Nah, itulah dia kelima efek buruk jika wanita sering menggunakan pakaian ketat.

iklan