10 Kerusakan yang Akan Kamu Dapatkan Jika Merayakan Tahun Baru

 hk

Situshiburan.com – Tahun baru selalu disambut dengan meriah oleh seluruh negara didunia ini.  Berbagai macam tradisi dilakukan untuk menyambut tahun baru. Seperti di Indonesia memiliki tradisi meniup terompet saat akan menyambut tahun baru.

Tapi tahukah kamu bahwa kamu akan mengalami sepuluh kerusakan jika kamu ikut merayakan penyambutan tahun baru.

Sepuluh kerusakan tersebut seperti yang dibawah ini, seperti dilansir Rumaysho.com.

1. Merayakan Tahun Baru Berarti Merayakan ‘Ied (Perayaan) yang Haram

Dalam islam hanya mengenal dua hari perayaan yang baik yaitu Idul Fithri dan Idul Adha. Selain dua perayaan itu adalah perayaan di luar perayaan yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam maksudkan sebagai perayaan yang lebih baik yang Allah ganti.

Anas bin Malik mengatakan,

كَانَ لِأَهْلِ الْجَاهِلِيَّةِ يَوْمَانِ فِي كُلِّ سَنَةٍ يَلْعَبُونَ فِيهِمَا فَلَمَّا قَدِمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةَ قَالَ كَانَ لَكُمْ يَوْمَانِ تَلْعَبُونَ فِيهِمَا وَقَدْ أَبْدَلَكُمْ اللَّهُ بِهِمَا خَيْرًا مِنْهُمَا يَوْمَ الْفِطْرِ وَيَوْمَ الْأَضْحَى

“Orang-orang Jahiliyah dahulu memiliki dua hari (hari Nairuz dan Mihrojan) di setiap tahun yang mereka senang-senang ketika itu. Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tiba di Madinah, beliau mengatakan, ‘Dulu kalian memiliki dua hari untuk senang-senang di dalamnya. Sekarang Allah telah menggantikan bagi kalian dua hari yang lebih baik yaitu hari Idul Fithri dan Idul Adha.’”

2. Merayakan Tahun Baru Berarti Tasyabbuh (Meniru-niru) Orang Kafir

Nabi Muhammad SAW tidak pernah merayakan tahun baru, hanya orang-orang kafir lah yang merayakannya. Jadi, orang-orang yang merayakan tahun baru, mereka termasuk orang-orang yang meniru orang kafir.

Sejak dulu pun Nabi Muhammad SAW telah mengatakan jika umatnya kelak akan mengikuti jejak orang Persia, Romawi, Yahudi dan juga Nashrani. Baik dalam berpakaian maupun berhari raya.

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَأْخُذَ أُمَّتِى بِأَخْذِ الْقُرُونِ قَبْلَهَا ، شِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ » . فَقِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ كَفَارِسَ وَالرُّومِ . فَقَالَ « وَمَنِ النَّاسُ إِلاَّ أُولَئِكَ »

Kiamat tidak akan terjadi hingga umatku mengikuti jalan generasi sebelumnya sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta.” Lalu ada yang menanyakan pada Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam-, “Apakah mereka itu mengikuti seperti Persia dan Romawi?” Beliau menjawab, “Selain mereka, lantas siapa lagi?

3. Merekayasa Amalan yang Tanpa Tuntunan di Malam Tahun Baru

Merayakan tahun baru berarti melakukan amalam-amalan yang tidak ada tuntunannya. Perayaan tahun baru sendiri bukanlah perayaan atau ritual kaum muslimin, lalu kenapa harus dilakukan ? Untuk itu sebaiknya kita isi saja dengan hal-hal baik dari pada menunggu hingga detik-detik tahun baru yang dilakukan tanpa ada manfaatnya.

4. Terjerumus dalam Keharaman dengan Mengucapkan Selamat Tahun Baru

Mengucapkan selamat tahun baru  tidak dibolehkan berdasarkan kesepakatan para ulama. Ibnul Qoyyim dalam Ahkam Ahli Dzimmah mengatakan, “Adapun memberi ucapan selamat pada syi’ar-syi’ar kekufuran yang khusus bagi orang-orang kafir (seperti mengucapkan selamat natal, pen) adalah sesuatu yang diharamkan berdasarkan ijma’ (kesepakatan) para ulama. Hal-hal yang haram sangat dibenci oleh Allah.

5. Meninggalkan Perkara Wajib yaitu Shalat Lima Waktu

Kamu pasti tahu orang-orang yang merayakan malam tahun baru hingga sampai pukul 1 bahkan hingga sampai pagi pastilah akan meningalkan sholat subuh yang wajib dilaksanakan. Kebanyakan pasti merasa letih karena begadang sehingga mereka tidur hingga siang hari.

Ini merupakan perbuatan dosa besar karena telah meninggalkan perkara wajib. Meninggalkan satu sholat wajib saja  Dosa  sudah sangat besar, yang besarnya  sama dengan orang yang mencuri berzina, serta orang yang mabuk-mabukan.

6. Begadang Tanpa Ada Hajat

Begadang tanpa adanya hajat sangat dibenci Allah dan Nabi Muhammad SAW.  Termasuk begadang pada saat malam tahun baru pastilah sangat dibenci karena tidak ada hajatnya yang baik.

Seperti diriwayatkan dari Abi Barzah, beliau berkata,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ يَكْرَهُ النَّوْمَ قَبْلَ الْعِشَاءِ وَالْحَدِيثَ بَعْدَهَا

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat ‘Isya dan ngobrol-ngobrol setelahnya.”[15]

7. Terjerumus dalam Zina

Menunggu detik-detik pergantian tahun pastilah kamu akan terjerumus dalam perzinahan. Karena kebanyakan orang pastilah akan berkumpul antara pria dan wanita hingga menyentuh satu sama lain. Ada juga pasangan yang berduaan bahkan sampai melakukan zina kemaluan. Hal itu sudah sangat sering terjadi di malam tahun baru.

8. Mengganggu Kaum Muslimin

Saat pergantian tahun telah tiba pastilah diramaikan dengan suara bising seperti petasan, terompet dan sebagainya. Ini pasti sangat mengganggu kaum muslimin lainnya yang membutuhkan istirahat, atau kaum muslimin yang lagi sakit. Padahal mengganggu muslim lainnya adalah terlarang sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ

Seorang muslim adalah seseorang yang lisan dan tangannya tidak mengganggu orang lain.”

9.  Meniru Perbuatan Setan dengan Melakukan Pemborosan

Menyambut tahun baru juga merupakan perbuatan yang meniru setan yaitu melakukan pemborosan. Setiap merayakan tahun baru pastilah orang akan mengeluarkan biaya, walaupun hanya Rp 1000 untuk membeli petasan. Tapi, jika dilihat kebiasaan orang di zaman sekarang tidak mungkin jika seseorang hanya menghabiskan uang Rp 1000 untuk merayakan malam tahun baru. Pastilah akan lebih dari itu yang jumlahnya jauh lebih banyak. Padahal Allah Ta’ala telah berfirman,

وَلا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ

“Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan.” (Qs. Al Isro’: 26-27)

10. Menyia-nyiakan Waktu yang Begitu Berharga

Merayakan tahun baru juga termasuk telah menyia-nyiakan waktu yang begitu berharga. Padahal waktu sangatlah dibutuhkan banyak orang untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat. Lalu, pada malam tahun baru, waktu yang berharga itu akan terbuang sia-sia hanya untuk menunggu detik-detik pergantian tahun.

Itulah dia ke sepuluh kerusakan yang akan kamu dapatkan jika ikut merayakan tahun baru. Semoga artikel ini bisa mengingatkan kepada kita semua tentang keburukan dalam merayakan pergantian tahun.