Tidur Seperti ini Memang Enak, Namun Dilarang Dilakukan Menurut Islam , Ini Alasannya

Tidur merupakan kebutuhan setiap manusia sebagai waktu untuk mengistirahatkan tubuh setelah beraktivitas seharian penuh.

Tapi meskipun begitu, tetap saja waktu tidur memiliki aturan tersendiri. Menurut islam, tidur memiliki adab tersendiri. Tidur yang seperti ini dilarang dalam islam.

Mau tau apa saja ? Mari kita simak ulasannya yang berikut ini, seperti dilansir Tribunnews.com.

1. Tidur pada Pagi Hari Setelah Salat Subuh

Tidur pada pagi hari setelah salat subuh adalah waktu yang dilarang dalam islam. Ini karena pada waktu itu adalah waktu yang paling berharga bagi orang-orang yang shalih.

Ibnul-Qayyim telah berkata tentang keutamaan awal hari dan makruhnya menyia-nyiakan waktu dengan tidur, dimana beliau berkata :

“Termasuk hal yang makruh bagi mereka – yaitu orang shalih – adalah tidur antara salat shubuh dengan terbitnya matahari, karena waktu itu adalah waktu yang sangat berharga sekali. Terdapat kebiasaan yang menarik dan agung sekali mengenai pemanfaatan waktu tersebut dari orang-orang shalih, sampai-sampai walaupun mereka berjalan sepanjang malam mereka tidak toleransi untuk istirahat pada waktu tersebut hingga matahari terbit. Karena ia adalah awal hari dan sekaligus sebagai kuncinya. Ia merupakan waktu turunnya rizki, adanya pembagian, turunnya keberkahan, dan darinya hari itu bergulir dan mengembalikan segala kejadian hari itu atas kejadian saat yang mahal tersebut. Maka seyogyanya tidurnya pada saat seperti itu seperti tidurnya orang yang terpaksa” (Madaarijus-Saalikiin 1/459).

Adapun dampak negatif dari tidur pada saat setelah sholat subuh adalah, terjadinya masalah metabolisme, lesu di siang harinya, dan akan kehilangan waktu produktifnya.

2. Tidur Sebelum Salat Isya

Tidur sebelum sholat Isya adalah waktu yang juga dilarang dalam islam.  Diriwayatkan dari Abu Barzah radlyallaahu ‘anhu: ”Bahwasannya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam membenci tidur sebelum shalat isya’ dan mengobrol setelahnya” (HR Bukhari 568 dan Muslim 647).

Kebanyakan ahli ilmu mengatakan tidur sebelum isya hukumnya makruh. Kebanyakan hadist melarangnya, namun sebagian ulama membolehkannya terutama pada bulan ramadhan.