10 Perang Paling Berdarah di Dunia Banyak Memakan Korban Jiwa

4

Situshiburan.com – Aksi pertempuran militer untuk perebutan suatu wilayah atau kekuasaan ini memang tak heran jika adanya insiden peperangan hingga melibatkan banyak korban jiwa. Selama ini , banyak sekali negara di dunia ini yang melakukan aksi peperangan hingga memakan banyak korban jiwa. Peperangan ini disebut sebagai perang berdarah di dunia.

Perang berdarah ini memang manjadi salah satu aksi pertempuran sadis hingga bisa menciptakan lautan darah akibat banyak korban jiwa yang terlibat dalam aksi perang tersebut. Dan seperti yang dilansir dari Merdeka.com, inilah dia 10 aksi perang paling berdarah di dunia yang banyak memakan korban jiwa.

1. Perang Napoleon

1

Salah satu perang paling berdarah di dunia yang banyak memakan korban jiwa yakni perang Napoleon. Perang Napoleon ini berlangsung pada 1803 hingga 1815 yang diketahui berhasil membunuh sekitar 7 juta prajurit dan penduduk sipil di seluruh Eropa, Atlantik, Pasifik dan Samudera Hindia. Awal mula terjadinya perang Napoleon ini akibat  revolusi perancis pada tahun 1789 dengan adanya sebuah pernyataan perang yang dilakukan koalisi negara-negara Eropa oleh Raja Louis XVI . Dan pada akhirnya perang Napoleon mengalami kekalahan saat adanya pertempuran Waterloo (18 Juni 1815) dan disepakatinya pakta Paris yang kedua.

2. Perang Sipil Rusia

2

Prang Sipil yang terjadi di negara Rusia ini juga termasuk perang paling berdarah di dunia. Perang sipil Rusia ini terjadi akibat adanya konflik bersenjata pada tahun 1917 hingga 1922 antara kelompom merah yang berpro-komunis melawan kelompok putih yang pro-kekaisaran Rusia. Prang Sipil Rusia ini juga melibatkan perebutan kekuasaan antar partai membuat rakyat Rusia hingga melibatkan banyak korban berdarah. Namun pada akhirnya Perang Sipil Rusia ini berakhir sete;ah Tentara Merah Soviet berhasil menguasai Petograd (sekarang St. Petersburg), serta memegang kendali seluruh Rusia pada 1922.

3. Revolusi Dungan

3

Revolusi Dungan ini juga merupakan salah satu peperangan berdarah dunia yang menyebabkan banyak korban jiwa. Perang Dungan ini terjadi ketika adanya ketegangan antar pemimpin faksi Islam, suku Han maupun militer Dinasti Qing di dataran China pada 1862 dan berakhir tahun 1877. Banyak korban jiwa yang berjatuhan ketika perangan Dungan ini berlangsung karena memang perang ini melibatkan aksi kekerasan untuk menjatuhkan kekuasaan Dinasti Qing. Dan tercatat ada 2 juta orang korban jiwa baik rakyat sipil maupun militer.

4. Penaklukan Timur E-Lang

4

Perang berdarah dunia yang banyak memakan korban jiwa yakni perang yang terjadi saat penaklukan timur E-Lang yang penuh dengan kontroversial yang melibatkan seorang kaisar China . Penaklukan Timur E- Lang ini terjadi ketika si Kaisar China berniat mengembalikan kejayaan Kekaisaran Mongol atas China dan Timur Tengah bahkan dirinya sempat membangun benteng khusus guna menahan laju pasukan Timur. Akan tetapi, takdir telah mendahulukannya hingga menyebabkan penaklukan di kawasan Timur Tengah, India, Asia Tengah dan Rusia ini menewaskan 20 juta nyawa.

5. Perang Qing VS Dinasti Ming

5

Saat perang Qing VS Dinasti Ming ini berlangsung menyebabkan sejumlah pergantian kepemimpinan pada 1616 hingga 1662 . Pergantian kepemimpinan itu terjadi dengan menyebabkan banyak korban jiwa bejatuhan hingga terhitung ada 25 juta orang tewas. Perang Qing VS Dinasti Ming ini memiliki tujuan untuk merebut kekuasaan dari Dinasti Ming pada 1644 dan memimpin seluruh dataran China di bawah kepemimpinan Kaisar Kangxi pada 1983.

6. Pemberontakan An Lushan

6

Peperangan yang memakan banyak korban jiwa juga terjadi saat adanya pemberontakan oleh Jenderal An Lushan di era China kuno sejak 16 Desember 755 hingga 17 Februari 763. Pemberontakan An Lushan ini tercatat telah menewaskan 36 juta nyawa prajurit dan sipil yang pada saat itu memiliki tujuan untuk merebut kekuasaan Dinasti Tang dan menyebut dirinya sebagai kaisar serta mendirikan Dinasti Yang di utara China.

7. Invasi Mongol

7

Invasi Mongol ini juga salah satu aksi peperangan yang melibatkan banyak korban jiwa. Invasi Mongol ini terjadi pada abad ke-13 dan ke-14 yang tercatat menewaskan sekitar 60 ribu nyawa sejak 1207 hingga 1472. Invasi Mongol ini terjadi di bawah kepemimpinan Genghis Khan dengan berhasil menguasai 22 persen tanah di kawasan Asia Tengah dan Timur Tengah jatuh ke tangan Mongol.

8. Perang Dunia I

8

Perang Dunia I ini merupakan salah satu konflik peperangan paling mematikan keenam dalam sejarah dunia, sehingga membuka jalan untuk berbagai perubahan politik seperti revolusi di beberapa negara yang terlibat.Perang ini dimulai dengan terbunuhnya Pangeran Austria Franz Ferdinand saat berkunjung ke Sarajevo, Serbia. Perang dunia I ini berlangsung sejak 1714 hingga 1918 di sebagian besar tanah Eropa, utara Afrika dan Timur Tengah ini. Hingga sampai saat ini tercatat ada 70 juta prajurit dikerahkan, termasuk 60 juta warga Eropa. Total 65 juta orang tewas, di mana 9 juta di antaranya tewas terbunuh dalam sejumlah pertempuran.

9. Pemberontakan Taiping

9

Pemberontakan Taiping yang berlangsung sejak 1851 hingga 1864 ini juga merupakan peperanga yang melibatkan banyak korban jiwa. Tercatat ada 100 juta orang terbunuh yang diantaranya adalah warga sipil. Pemberontakan Taiping itu terjadi dengan dipimpin oleh Hong Xiuquan, warga Kristen China dengan tujuan untuk menjatuhkan kekuasaan suku Manchu terhadap Dinasti Qing.

10. Perang Dunia II

10

Perang Dunia Kedua ini juga termasuk peperangan berdarah di dunia yang melibatkan banyak korban jiwa. Saat perang dunia II ini berlangsung berhasil menewaskan 72 juta nyawa di Eropa dan kawasan Asia Pasifik.  Awal mula terjadinya perang dunia ke II ini akibat invasi Nazi Jerman terhadap Polandia pada 1 September 1939 dan berujung pada pernyataan perang oleh Inggris dan Prancis.

Nah, itulah dia sepuluh perang paling berdarah di dunia yang memakan banyak korban jiwa.