10 Wanita Paling Tangguh dan Mengerikan Sepanjang Sejarah. Punya Kekuasaan Yang Luar Biasa

4

Inafeed.com – Tahukah kamu jika sepanjang sejarah ini , ada beberapa wanita yang dinobatkan punya ketangguhan luarbiasa . Bahkan beberapa wanita paling tangguh dalam sejarah ini dianggap sebagai sosok yang mengerikan dengan memiliki banyak kekuasaan.

Siapa sajakah wanita paling tangguh sepanjang sejarah ini ? seperti yang dilansir dari liputan6.com, inilah dia diantaranya :

1. Amina

1

Anima adalah sosok wanita paling tangguh dalam sejarah yang dilahirkan pada abad ke-16.  Amina merupakan seorang prajurit, komandan militer, dan penguasa Kerajaan Hausa Zazzau, sekarang Zaria, Nigeria.

Anima merupakan anak tertua dari penguasa kala itu, Raja Bakwa Turunku. Setelah menduduki takhta kerajaan, Amina memperkuat pasukan militer guna memperluas wilayah kekuasaannya.

Demi menjaga kekuasaan penuh atas pemerintahan kerajaan yang dipimpinnya, sang ratu tidak pernah menikah. Setiap malamnya dia memilih “suami” sementara dari penjaga pribadinya untuk memenuhi kebutuhan seksual.

Saat pagi menjelang, “suami-suami” tersebut akan dibunuh. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga rahasia seksual Amina. Namun suatu hari, mengetahui nasib yang akan menimpanya, salah satu “suami” sang ratu melarikan diri setelah selesai berhubungan suami istri.

Amina langsung memburu pria tersebut dan menenggelamkannya di sungai hingga tewas.

2. Zoe Porphyrogenita

2

Zoe Porphyrogenita juga dinobatkan sebagai salah satu sosok wanita paling tangguh dalam sejarah. Zoe Porphyrogenita ini adalah putri kedua dari penguasa Romawi, Contantine VIII. Setelah sang raja meninggal, Zoe yang dinobatkan menjadi penerus oleh Four Byzatine menduduki takhta kerajaan bersama dengan suaminya, Romanos III Argyros.

Pernikahan Zoe dan Romanos tidak berjalan lancar. Suatu hari sang suami ditemukan tewas tenggelam di dalam bak mandi kamarnya. Insiden itu diduga kuat ada hubungannya dengan perselingkuhan sang ratu dengan Michael IV. Dugaan tersebut menjadi semakin kuat karena satu hari setelah sang suami tewas, Zoe memutuskan untuk menikahi kekasihnya.

Pernikahan tersebut merupakan sebuah pelanggaran terhadap tradisi kerajaan. Seorang janda, terutama ratu, seharusnya baru bisa menikah lagi setelah satu tahun menjanda. Setelah Michael IV meninggal, anak angkat mereka Michael V mengambil alih takhta kerajaan.

Michael V menjadi pemimpin tunggal kerajaan dan membuang ibu angkatnya, Zoe. Namun hal tersebut malah menimbulkan pemberontakan. Zoe memiliki banyak pengikut dan terkenal sebagai sosok yang mempunyai pengaruh besar.

Sang ratu pun akhirnya bekerja sama dengan adiknya, Theodora, dan mengambil alih kekuasaan.Micharl V akhirnya dibutakan dan dikebiri akibat perbuatan yang pernah dilakukannya kepada sang perempuan penguasa.

3. Burnhilda dari Austrasia

3

Salah satu wanita paling tangguh sepanjang sejarah ini juga salah satunya sosok Burnhilda dari Australia.

Burnhilda ini merupakan anak dari raja kejam Visigoth, Athanagild. Setelah dewasa perempuan itu kemudian menikahi penguasa dari Kerajaan Austrasia, Sigebert I.

Saudara perempuan Burnhilda juga menikah dengan kerabat jauh Sigebert. Sayangnya pernikahan tersebut tidak bertahan lama.Adik Burnhilda dibunuh atas perintah sang suami akibat adanya hasutan dari selingkuhan pria tersebut.

Mengetahui kekejaman di balik kematian sang adik, Burnhilda memutuskan untuk membalaskan dendam. Dalam kurun waktu setengah abad kemudian, perang berkecamuk di antara keduanya. Sigebert tewas dalam peperangan itu di tangan seorang pembunuh bayaran.

Sementara itu, Burnhilda dijerumuskan ke dalam penjara. Setelah keluar dari kurungan, Burnhilda kembali berkuasa. Kala itu dia menggunakan nama anaknya yang tewas di usia muda.

4. Jadwiga dari Polandia

4

Jadwiga dari Polandia ini juga merupakan sosok wanita paling tangguh dalam sejarah. Perempuan satu ini merupakan wanita pertama yang memimpin monarki Polandia. Jadwiga atau yang juga dikenal dengan nama Hedwig, merupakan anak bungsu dari Raja Hungaria dan Polandia, Louis the Great.

Setelah kematian sang Raja, takhta jatuh ke tangan kakak tertuanya, Maria, yang merupakan penerus kekuasaan Hungaria.

Namun, bangsawan Polandia khawatir akan pengaruh yang dimiliki oleh suami Maria, serta ikatan yang dimilikinya dengan Kekaisaran Suci Romawi.

Oleh karena itu, mereka membujuk ibu Jadwiga untuk menunjuk putrinya sebagai Ratu Polandia, walaupun kala itu dia berusia 10 tahun. Setelah dinobatkan menjadi ratu, pada 1384 Jadwiga melakukan perjalanan ke Krokow. Di tempat itu dia kemudian diangkat menjadi ‘Raja’.

Walaupun kala itu perempuan yang juga dipanggil Hedwig tersebut tengah bertunangan dengan William of Habsburg, bangsawan Polandia membujuknya untuk menikahi seorang pria bernama Jogaila.

Calon suaminya itu adalah seorang Grand Duke of Lithuana dan merupakan seorang pasangan politik yang lebih berpengalaman.

Jadwiga memerintah bersama sang suami dengan gagah. Mereka dikenal sebagai salah satu penguasa paling berpengaruh dalam sejarah kekerajaan Polandia.

5. Ratu Seondeok dari Silla

5

Ratu Seondeok dari Silla merupakan penguasa ke-27 dari Kerajaan Silla yang merupakan satu dari tiga kerajaan yang ada di Korea Selatan. Seondok juga merupakan perempuan pertama yang menjadi ratu dalam sistem kerajaan itu.

Konon perempuan itu diangkat menjadi penguasa akibat ayahnya tidak memiliki keturunan laki-laki. Dengan cepat Seondeok membentuk dirinya menjadi seorang yang cerdas, bijaksana, dan penguasa yang adil.

Keinginan sang ratu untuk melestarikan kebudayaan berujung pada pembuatan peta yang mengakibatkan bersatunya tiga kerajaan. Seondeok juga merupakan orang yang berada di balik pembangunan menara pengawas tertua di dunia, Cheomseongdae.

6. Ratu Ana Nzinga

6

Ratu Ana Nzinga juga merupakan sosok wanita paling tangguh dalam sejarah.  Ana Nzinga berada dalam keadaan yang sulit. Dia pun akhirnya memutuskan untuk menjalin persekutuan dengan Portugal.

Ratu Ana Nzinga akhirnya terpaksa melarikan diri bersama rakyatnya. Di tengah-tengah kepelikan yang dihadapinya, perempuan itu tetap peduli dengan nasib para budak. Dia lalu menyediakan penampungan untuk mereka.

Di tempat itu Ana Nzinga melatih pasukan militer untuk merebut kembali tanahnya dari Portugal. Setelah melalui pertarungan sengit, perempuan itu akhirnya menyerah karena melihat tidak ada harapan bagi mereka untuk mengalahkan lawan.

Menyerah bukan berarti putus asa. Perempuan itu lalu memusatkan perhatiannya pada pembaruan kerajaannya barunya, Matamba.

7. Rani Lakshmi Bai

7

Rani Lakshmi Bai ini juga merupakan sosok wanita paling tangguh dalam sejarah. Rani Lakshmi Bai ini menduduki takhta setelah suaminya meninggal dunia dan menjadi penasihat bagi anak angkatnya.

Namun kedudukan sang anak tidak diakui karena di bukanlah darah daging raja dan ratu. Kemudian Rani memutuskan untuk menggabungkan kerajaannya dengan wilayah kekuasaan sang anak. Saat Inggris mulai menjajah wilayah India, Rani menolak untuk menyerahkan kerajaannya. Dia lalu membentuk pasukan untuk memberontak. Dengan berpakaian sebagai laki-laki, ratu berusia 22 tahun itu memimpin langsung penyerangan melawan East India Company.

8. Toregene Khatun

8

Toregene Khatun ini merupakan istri dari penguasa Mongpolia, Ogedei Khan, dan ibu dari pewaris takhta, Guyuk Khan. Ketika suaminya meninggal, Toregene mengambil alih kekuasaan dan memerintah rakyatnya dengan gagah.

Dengan menggunakan taktik politiknya, dia menjaga stabilitas pertahanan dan perekonomian, hingga penerus Khan selanjutnya terpilih. Perempuan itu memerintah wilayah kekuasaannya dalam kondisi damai. Tonege bekerja lebih untuk negaranya, hingga akhirnya mendapatkan nama di mata pejabat asing.

Penobatan anaknya, Gayuk, menjadi penerus kepemimpinan mendapatkan tentangan keras dari sejumlah pihak.

9. Christina, Ratu Swedia

9

Christina merupakan wanita yang dinobatkan menjadi ratu pada usia 6 tahun akibat kematian sang ayah, Raja Gustav II Adolph. Walaupun begitu, dia tidak langsung memerintah kerajaan. Christina resmi menjadi penguasa ketika berusia 18 tahun.

Pada usia 27 tahun, penolakan Christina untuk menikah menjadi salah satu alasan dia digulingkan dari takhta. Penduduk berharap dia menikah dan memberikan keturunan pewaris takhta selanjutnya. Tak senang dengan hal tersebut, Christina akhirnya memilih untuk meninggalkan negaranya.

10. Tomyris

10

Dan salah satu wanita paling tangguh dalam sejarah yakni Tomyris yang berhasil mempertahankan kekuasaannya melawan Raja Persia, Cyrus the Great. Dengan menolak lamaran dari sang raja, Tomyris hendak menghindari terjadinya peperangan antara kedua pihak.

Dia mengatakan, “perintahlah orang-orangmu dan lihat saja aku memerintah rakyatku.”

Walaupun begitu Persia tetap menginvasi kerajaannya dan menculik anak Tomyris yang pada akhirnya bunuh diri selama berada di pengasingan.

Nah, itulah dia sepuluh wanita paling tangguh sepanjang sejarah.

Lihat juga : Ini Dia 5 Wanita Paling Kejam Yang Ada di Dunia

iklan