Ini Alasan Kenapa Israel Takut Dengan Penghafal Alquran?

islampos_hafidz_quran

Inafeed.com – Kekejaman kelompok Israel tampaknya semakin membabi buta. Bahkan kabarnya , Israel terus menerus melakukan pembantaian-pembantaian terhadap warga Palestina dengan cara sadis ataupun siasat licik .

Kekejaman Israel juga semakin memuncak setetelah terjadinya perang antara Israel-Palestina (HAMAS) yang sampai saat ini dirasa tak kunjung usai.

Bahkan setiap harinya , selalu banyak korban meninggal dengan cara sadis akibat keganasan perang Israel.

Dan tahukah kamu , seiring kekejaman Israel yang begitu sadis itu, ternyata ada salah satu hal yang paling ditakutkan oleh kelompom Israel yakni mereka takut dengan penghafal Alquran oleh kelompok HAMAS.

Para kelompok Israel sangat ketakutan dengan banyaknya kelahiran bayi di Palestina . Mereka takut jika pertumbuhan anak – anak di Palestina sebagai target operasi mereka selain kelompok HAMAS tentunya.

Apalagi , Kondisi Gaza yang diblokade dari segala arah oleh Israel, menjadikan mereka terus intens berinteraksi dengan Al-Qur’an. Bahkan melihat kondisi serangan Israel yang semakin sadis itu  memacu mereka untuk menjadi para penghafal Al-Quran lantaran mereka ketakutan Zionis Yahudi setelah dikabarkan ada 500 bocah penghafal Quran itu telah syahid.

Dalam merekrut anak – anak yang pintar membaca Alquran, HAMAS memberlakukan syarat-syarat yang amat berat untuk menjadi anggota mereka, diantaranya Hafidz Al-Qur’an dan tidak pernah meninggalkan shalat fardhu terutama shalat subuh.

Sejak Desember 2008 yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan tahun 1429 H, pimpinan HAMAS Ismail Haniyah melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang telah hafal Al-Qur’an. Dan ternyata anak-anak yang sudah hafal 30 juz Al-Quran ini menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi.

“Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai Al-Quran, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?” Demikian pemikiran yang berkembang di dalam pikiran orang-orang Yahudi.

Dan rahasia besar yang perlu dicatat dalam masa itu adalah umat Islam tidak pernah jauh dengan Al-Quran, tidak pernah melepaskan hadits Rasulullah saw menjadi pedoman. Seperti dalam sebuah hadits Rasulullah Saw. pernah bersabda.

“Telah kutinggalkan untuk kalian dua hal. Jika kalian berpegang teguh dengan keduanya, maka kalian tidak akan pernah sesat, yaitu Kitab Allah dan Sunnah Nabi-Nya” (HR. Malik).

“Barangsiapa membaca satu huruf dari Al-Qur’an maka baginya satu pahala dan satu pahala diganjar sepuluh kali lipat.” (HR. Tirmidzi).

Betapa miris kehidupan di Palestina yang terus mendapatkan serangan – serangan kejam dari Israel. Mereka yang hidup dalam penjajahan Zionis hingga membuat nyawa mereka terancam setiap saat, setiap menit bahkan setiap detik, tapi para warga Palestina tak pernah berhenti untuk dekat dengan Sang Khalik , justru mereka selalu berusaha mendalami lebih dalam dan lebih jauh tentang Agama Islam.

Semoga saudara – saudara kita di Palestina tetap diberikan perlindungan oleh Allah SWT. Amin.

iklan