Seperti ini 9 Jawaban Dari Pertanyaan Orang Kafir yang Meragukan Kebenaran Agama Islam

Inafeed.com – Kemunculan orang – orang kafir di dunia ini tampaknya menjadi salah satu hal yang sangat paling dibenci Allah SWT. Mereka yang memilih untuk menjadi seorang kafir dengan mendustai agama Islam ini menjadi salah satu ciri orang yang meragukan kebenaran agama Islam.

iklan

Dan sebagai renungan diri , mereka yang sudah terjerumus dalam kekafiran sebaiknya lebih bisa mengerti bagaimana hidup dalam agama Islam.

Baca juga : Menurut Imam Ghazali Seperti ini Dasyatnya Rasa Sakit Saat Sakratul Maut

Melalui sejumlah  pertanyaan yang kerap kali dilontarkan orang non islam dan benar-benar pernah ditanya secara spontan pada orang Islam ini pun memiliki jawaban yang bisa membuat kamu berfikir dua kali .

Jawaban – jawaban tersebut bisa menguatkan kepercayaan kamu dalam islam. Dan seperti yang dikutip dari Islamidia.com, inilah dia 9 jawaban dari pertanyaan orang kafir yang meragukan agama islam.

Yuk, langsung saja simak ulasan berikut ini :

1. Apakah Kamu Tahu Berapa Kali Nama Nabi Muhammad Disebutkan Dalam Al-Qur’an Sedangkan Nama Nabi Isa AS Disebut 25 Kali Dalam Al-Qur’an?

Nama Nabi Isa as disebut 25 kali di dalam Al-Quran, sedangkan Nama Nabi Muhammad saw hanya disebut 5 kali saja di dalam Al-Quran. Mengapa?

Jawabannya : Karena Al-Quran diturunkan bukan semata-mata untuk menampilkan kisah Nabi Muhammad saw tapi adalah sebagai panduan perjalanan hidup umat Islam. Ada hadist dari para sahabat yang dapat menceritakan kisah dan perjalanan hidup Mabi Muhammad. Al-Quran diwahyukan pada Nabi Muhammad saw, sebab itu nama Nabi Muhammad saw jarang disebut.

2. Benarkah Banyaknya Sebutan Nama Nabi Isa Dalam Al-Qur’an Dibandingkan Nabi Muhammad SAW Dalam Al-Quran Dikarenakan Hebatnya Nabi Isa?

Jawabannya : Allah tidak pernah membedakan kehebatan seorang Nabi dan Rasul-rasulNya. Dalam Injil, nama setan lebih banyak dari nama Nabi Isa. Jadi, apakah setan lebih hebat dari Nabi Isa?

3. Umat Islam Percaya Bahwa Nabi Isa Diangkat ke Langit, Sedangkan Nabi Muhammad SAW Wafat. Jadi, Dengan Dibawanya Nabi Isa AS ke Langit, Tentu Saja Itu Menunjukkan Bahwa Nabi Isa Itu Tuhan Kan?

Jawabannya : Dari masa ke masa ummat terdahulu, hanya umat Nasrani saja yang telah salah anggap tentang nabi yang diutus kepadanya sebagai Tuhan (Yesus).

Dalam Injil juga pernyataan yang berbunyi bahwa Yesus (Nabi Isa) berkata “Siapa yang taat pada Allah akan masuk surga, siapa yang menganggap Yesus sebagai tuhan akan masuk neraka”. (Kitab Injil yang menjadi referensi pengganut Kristen sekarang ini sebenarnya telah banyak mengalami perubahan oleh tangan-tangan manusia sendiri)

4. Di Akhir Zaman Nanti Nabi Isa Akan Diturunkan Kembali Ke Bumi. Dalam Islam, Nabi Muhammad SAW Adalah Nabi Terakhir. Kenapa Bukan Nabi Isa AS Yang Menjadi Nabi Terakhir?

Jawabannya : Nabi Muhammad saw adalah nabi terakhir berdasarkan tahun kelahirannya. Misalnya, jika anak bungsu meninggal dunia, sedangkan anak sulung masih hidup, anak sulung tetap kekal pangkatnya sebagai yang sulung.

5. Kelahiran Nabi Isa AS Dengan Tanpa Bapak dan Ibu Adalah Sebuah Kemuliaan Sebab Itulah Dia Patut Disembah

Mana lebih mulia, seorang ibu dibandingkan anaknya? Tentu saja seorang Ibu. Jadi, kenapa orang Kristian tidak menyembah Mariam saja? Bukankah Mariam itu ibu, tentu lebih mulia.

Jawabannya :  Kita bisa menengok ke belakang akan penciptaan Nabi Adam as. nabi Adam merupakan manusia pertama yang lahir tanpa adanya kedua orangtua. Bukankah adam yang lebih patut disembah dibanding Isa jika kelahiran sebagai tolak ukurnya?

Firman Allah swt : Sesungguhnya perbandingan Isa di sisi Allah, adalah seumpama Adam jua. DijadikanNya dia dari tanah, kemudian Dia berkata: “Jadilah!” maka diapun jadi (Surah Al-Imran, ayat-59)

6. Di Dalam Al-Qur’an Banyak Kata Ganti Allah yang Menggunakan Kata Ganti ‘Aku’, dan Banyak Pula yang Menggunakan Kata Ganti ‘Kami’. Kenapa? Bukankah Maksud ‘Kami’ Itu Mewakili ‘Tuhan + Mariam + Anak Tuhan (Isa)’?

Al-Quran diturunkan dalam bahasa Arab. ‘Aku’ kata jamaknya ‘Kami’ yang menggambarkan tentang ‘Allah dan keagunganNya’ yang menggambarkan kebesaran Allah. Bukankah Ratu Elizebeth ketika bertitah, beliau menggunakan kata ‘We’ bukan ‘I’?

7. Islam Mengatakan Bahwa Para Umat Hindu Menyembah Berhala Tetapi Umat Islam Dalam Kesehariannya Menyembah Ka’bah

Esensinya orang-orang Islam bukanlah menyembah ka’bah. Tapi Kaabah itu adalah Kiblat untuk menyatukan umat. Islam telah mengajarkan dengan sangat jelas bahwa barang siapa yang melakukan ibadah semata untuk menyembah ka’bah maka nekara lah tempat yang pantas baginya, karena yang patut disembah hanyalah Allah, kaabah hanya kiblat.

Orang yg menyembah berhala tidak akan pijak menghinakan sesembahannya dengan cara dipijak atau apapun, tapi orang Islam memijak Ka’bah untuk mengumandangkan adzan. Ka’bah hanyalah kiblat/arah kita untuk /menyembah Allah.

8. Semua Manusia di Zaman Ini Diperintahkan Untuk Mengikuti Ajaran Nabi Muhammad SAW, Apakah Nabi dan Rasul Sebelum Baginda Itu Sesat?

Nabi sebelum Nabi Muhammad saw diutus untuk kaum dan di zaman tertentu saja. Sedangkan Nabi Muhammad saw diutus untuk semua kaum dan di sepanjang zaman.

9. Apa Bukti Allah Wujud/Ada? Mana Allah? Tak Nampak Pun

(Coba pukul bagian tubuh si penanya (Tampar!)) Kemudian katakan, sakit itu ada dan bisa dirasakan, tapi apakah rasa sakit itu terlihat dan tampak? Begitu juga dengan kewujudan Allah. Allah itu wujud/ada dan kita bisa saja merasakan segala kenikmatan yang Allah anugerahkan kepada kita, tapi kita tak dapat melihat dan mengetahui wujud Allah.

Wallahualam.

iklan
iklan