Jangan Marah Dulu! Ini Arti Kata Kafir Yang Sesungguhnya

Inafeed.com – Banyak sekali orang – orang yang marah ketika dianggap sebagai orang kafir. Mereka yang tak pernah beribdah dan selalu melakukan hal – hal yang dilarang Allah pasti dianggap sebagai orang kafir.

iklan

Eittsss tapi jangan salah dulu , kafir yang selama ini diketahui secara harfiah yang berarti orang yang menyembunyikan atau mengingkari kebenaran agama Islam ternyata punya arti yang sesungguhnya.

Sementara dalam terminologi kultural, kata kafir digunakan dalam Islam yang menunjukkan orang-orang yang mengingkari nikmat Allah (lawan kata syakir, orang yang bersyukur). Kafir berasal dari kata kufur yang berarti ingkar, menolak, atau menutup.

Zaman dahulu istilah kafir digunakan untuk para petani yang sedang menanam benih di ladang, menutup/mengubur dengan tanah sehingga kafir bisa diartikan sebagai “seseorang yang bersembunyi atau menutup diri”.

Akan tetapi berhati-hatilah dalam menggunakan kata kafir untuk orang yang membangkang terhadap ajaran Islam. Jangan sampai salah kaprah dan semena-mena mengatakan orang lain kafir.

Menurut Ibnu Taimiyah mengatakan, “Sesungguhnya teks-teks yang bernada ancaman di dalam Alquran dan sunah dan keterangan-keterangan dari para ulama mengenai vonis kafir, fasik, dan semacamnya tidak tertuju kepada individu kecuali terdapat syarat-syarat vonis dapat dijatuhkan dan bebasnya orang tersebut dari penghalang-penghalangnya. Tidak ada perbedaan dalam permasalahn ini, baik masalah pokok atau pun masalah yang bersifat furu’iyah (cabang). (Majmu’ Fatawa, 10:372).

Contohnya adalah siapa yang mengatakan demikian dan demikian (perkataan-perkataan yang bisa membuat seseorang jadi kafir) maka dia telah kafir. Akan tetapi jika dihadapkan dengan individu tertentu yang mengatakan perkataan kufur atau melakukan suatu perbuatan kufur, maka wajib adanya verifikasi dalam menghukuminya.

Bisa jadi orang tersebut tidak mengetahui hal itu atau salah dalam menafsirkan, atau bisa jadi dia dipaksa melakukan hal itu. Hal ini dapat menghalangi seseorang dari vonis kafir, meskipun ia mengatakan atau berbuat sesuatu yang mengandung kekufuran.

Jadi jangan sembarang untuk mengatakan orang sebagai sosok kafir.

Lihat juga : Kenapa Hati Orang Orang Kafir Itu Dikunci Oleh Allah Ternyata ini Alasannya. Kamu Wajib Tahu Nih

iklan
iklan