Wow!! Ini Dia Senjata Mujahidin Yang Paling Ditakuti Militer Rusia

Inafeed.com – Kelompok Mujahidin menjadi salah satu kelompok militer paling ditakuti Rusia karena kepemilikan senjata yang begitu menakutkan. Kelompok Mujahidin Afghanistan ini dikabarkan sedang bergembira lantaran meraih kemenangan dalam mengusir pendudukan Uni Soviet (Rusia) pada dekade 80-an.

Pasalnya Rusia menjadi salah satu negara komunis dengan 620 ribu tentara , tapi dengan jumlah tentara yang begitu banyak itu tetap saja mereka bisa dikalahkan dengan mujahidin akibat senjata yang begitu memumpuni.

Untuk saat ini saja dikabarkan jika Rusia sangat ketakutan setelah pasukannya mengetahui bahwa batu yang dilemparkan mujahidin bisa berubah menjadi bom dan peluru.

Senjata yang luarbiasa ini pun membuat salah satu anggota Batalion penasaran dengan kehebatan senjata canggih milik Mujahiddin.

Syaikh DR Abdullah Azzam dalam bukunya Tarbiyah Jihadiyah pun menceritakan betapa hebatnya senjata yang dimiliki Mujahiddin dalam bukunya berjudul “Ghul tersesat saat ingin kembali ke batalionnya.”

Ceritanya berawal ketika Ghul justru tersesat masuk ke wilayah musuh dan berhasil ditangkap. Ghul pun kemudian diinterogasi.

“Sebelum kami membunuhmu,” kata seorang pewira Rusia, “kami ingin bertanya, bagaimana terkadang senjata kalian membakar tank-tank kami?”

Ghul merasa dirinya akan mati tak lama lagi. Karenanya ia ingin bersiasat untuk menakuti pasukan Rusia dengan meyakinkan sebuah batu yang bisa jadi peluru.

“Jangankan peluru-peluru kami,” jawab Ghul tanpa takut, “bahkan sekiranya kami melempar batu pun ia akan mampu menembus tank kalian.”

Dan ternyata , perwira itu tak percaya. Tapi karena penasaran, ia ingin menguji kebenaran kata-kata itu. Ghul pun berniat untuk sholat agar semua ucapannya itu bisa dibuktikan dengan nyata.

Dalam sujudnya, Ghul berdoa sepenuh hati. Ia bermunajat kepada Allah memohon pertolongannya. “Ya Allah… janganlah Engkau membuka aibku. Engkau mengetahui bahwa batu-batu ini tidak dapat berbuat apa-apa.

Selesai shalat, Ghul berdoa lagi. Ia bertawakal kepada Allah, dan memohon keajaiban dariNya. Setelah itu, barulah ia mengambil segenggam batu kerikil dan melemparkannya ke sebuah tank di depannya.

Sorot mata para tentara Rusia mengikuti gerak batu itu, dari tangan Ghul ke arah tank kebanggaan mereka. Mata-mata itu terbelalak saat menyaksikan percikan api begitu batu-batu Ghul menghantam tank. Terbakar. Tank itu terbakar.

“Jauhkan tank-tank di sebelahnya agar tidak ikut terbakaarrr!” perintah sang perwira mengejutkan para tentara.

Usai menyaksikan keajaiban itu, Akhirnya Ghul bebas lantaran sang perwira melepaskan Ghul  yang bisa membuktikan perkataannya menganai batu berpeluru itu.

“Pergilah, kami tak ingin membunuhmu,” pungkasnya dengan nada kesal. Sejak saat itu, mereka takut bahwa semua batu yang dilemparkan mujahidin Afghanistan bisa berubah menjadi bom dan peluru.

Lihat juga : Seperti ini Fakta Tentang Kota Aleppo, Kota Terbesar Kedua di Suriah yang Kini Jadi Medan Pertempuran

iklan