Wow!! Sniper ini Merayap 3,2 Km Untuk Menembak Sorang Jendral

Inafeed.com – Seorang sniper legendaris bernama Gunnery Sgt. Carlos Hathcock ini meninggalkan jejak sejarah Korps Marinir.

Dia pantas disebut sebagai penembak jitu paling mematikan karena Gunnery telah berulang kali berhasil membunuh penembak jitu yang dikirim untuk memburunya.

Menariknya saat menembak lawan , Gunnery pun melakukan siasat terbaik dengan cara merangkak hampir dua mil (sekitar 3,2 km) demi bisa membunuh seorang jenderal Vietnam dan kemudian meloloskan diri.

Peristiwa itu terjadi pada tur di Vietnam. Ketika itu , Gunnery tidak memiliki  rincian tentang misi – misisnya tapi ia tahu misi ini akan menjadi sulit bahkan sangat mungkin berakhir dengan becana.

Gunnery pun memilih untuk turun sendiri kelapangan untuk membunuh jenderal tersebut daripada menurunkan anak buahnya. Gunnery juga tidak menginginkan anak buahnya celaka hanya untuk menjalankan misinya.

“Aku tidak ingin satu pun dari orang-orang saya mati, dan jadi aku mengambil misi itu sendiri,” kata Hathcock dalam sebuah wawancara.

Hingga pada akhirnya , Gunnery diterbangkan menuju tujuan. Dia turun dengan jarak yang masih cukup jauh dari target. Hingga dia berjalan dan berhenti pada barisan pepohonan pinggiran hutan. Tetapi dia harus mendekat lagi 1.500 yard (sekitar 1,3 km) untuk mendapatkan posisi tembak dengan posisi terus merayap.

“Saya bergerak dengan menggunakan sisi tubuh saya. Tidak merayap menggunakan perut karena jejaknya akan lebih besar jika seperti itu. Aku bergerak dengan cukup teliti, sangat teliti. Aku tahu aku punya cara panjang untuk pergi, tidak ingin ban sendiri terlalu banyak. ”

Salah satu hal yang menegangkan baginya ketika dirinya terus merayap, ia hampir ditemukan beberapa kali oleh tentara musuh.

“Patroli berada dalam jarak yang sangat dekat tetapi mereka tidak mengetahui keberadaan saya.”

Gunnery terus  berjuang begitu lama sampai mendapatkan posisi 700 yard dari sasarannya. Dia kemudian mencari posisi tembak.

“Saya melihat semua orang berlarian pagi itu, dan saya akan menembak salah satunya.”

Di saat itu juga , Gunnery mengambil tembakan dan menembus dada jenderal yang jadi targetnya. Gunnery pun berhasil membuktikan kecemerlangan idenya untuk menembak dari rumput bukan dari daerah yang penuh dengan pohon-pohon.

“Ketika saya membuat tembakan, semua orang berjalan ke arah pohon-pohon karena menduga penembak ada di situ. ”

Setelah berhasil menembak target dia melaksanakan rencana pelariannya. Gunerry merangkak ke parit di dekatnya dan merangkak kembali keluar dari wilayah tersebut. Dia baru bisa berjalan biasa setelah empat hari dia merayap baik saat berangkat atau saat melarikan diri.

Misinya pun sukses dilakukan.

iklan