Kisah Pasukan Marinir Indonesia Hadapi ‘Pasukan Kalajengking

Inafeed.com – Pasukan Mirinir Indonesia dan pasukan Kalajengking diibaratkan seperti dua pasukan militer yang punya kekuatan hebat saat beroperasi. Kedua pasukan ini punya cara khusus dalam mengalahkan musuh.

Pasukan marinir punya kemampuan untuk bergerak cepat, mengepung, menyergap lalu menghilang. Semua ini telah dilakukan saat mereka beroperasi Seroja di Timor Timur. Sementara pasukan kalajengking yang berupa hewan ini juga tak kalah punya kehebatan dalam menyerang musuh.

Tepatnya pada 22 November 1975, sejumlah truk angkut personel Unimog beriringan bergerak meninggalkan garis persiapan di Palaka menuju Atabae.

Terlihat bila iring-iringan pasukan marinir bergerak masuk melewati hutan palem dengan kondisi jalan yang terjal, berbatu dan sempit.

Setelah melewati hutan palem, mereka pun segera memasuki hutan bambu yang tak lazim. Di dalam hutan tersebut terlihat jika pohon bambu itu dihiasi kantung-kantung dari daun bambu menyerupai sarang burung manyar.

Dan ada suatu kisah yang tak pernah terlupakan dan ini menjadi tantangan para marinir ketika salah satu helm para marinir menyenggol kantung-kantung itu. Keluarlah serangga dengan bisa mematikan dari kantung-kantung itu, kalajengking putih.

Pasukan marinir pada saat itu dikepung oleh sekelompok kalajengking yang dengan cepat menyebar, merayap pada seragam, ransel dan lantai panser atau truk.

Lihat juga: Jannissary, Pasukan Elit Muslim Paling Mematikan dan ditakuti Dunia

Kalajengking seakan mengambil posisi siap tempur dengan kedua capit dan ekor yang diangkat. Hal ini tentu saja membuat pasukan marinir panik dan segera ingin membasmi kalajengking tersebut.

Dengan waktu yang cukup lama para Marinir itu menghadapi gempuran kalajengking putih yang mematikan itu. Namun pasukan marinir berhasil membasmi kalajengking – kalajengking buas itu dengan suara tembakan yang tak henti.

Hingga pada akhirnya , pasukan marinir bisa bebas dan keluar dari hutan tersebut.

Sumber: riauonline