Ternyata Seperti ini Bentuk Senjata Anti Pesawat Pertama di Dunia. Kamu Mau Lihat?

Inafeed.com – Sejak terjadinya pertempuran Fleurus saat Revolusi Perancis pada 1794, para militer  Korps Udara Prancis berhasil menciptakan sebuah senjata anti pesawat pertama di dunia.

Senjata anti pesawat pertama ini berupa senjata breech-loading cannon 37 milimeter yang dipasang di kereta yang dilapisis menggunakan stock mirip dengan popor senapan dan sebuah folding sight attached untuk membidik balon.

Senjata tersebut berhasil diciptakan ketika sering terjadinya pertempuran menggunakan balon udara untuk menyelesaikan misi pengintaian.

Dalam melakukan misinya , balon udara itu di terbangkan ke langit saat terjadinya Perang Prancis-Prusia, untuk menembak jatuh musuh.

Pada kejadian itu, kota Paris dikepung oleh pasukan Prusia pada tanggal 19 September 1870. Dalam waktu empat hari, balon Neptunus meninggalkan kota dan bepergian 52 mil ke Craconville dengan 276 lbs surat dan pilot.

Prancis mulai melakukan penerbangan balon biasa untuk membuat orang keluar dari kota dan berkomunikasi dengan pasukan militer di pedesaan. Pada akhirnya, 66 balon terbang dari Paris selama pengepungan, mengangkut 164 penumpang, persediaan, dan kira-kira 2,5 juta surat.

Namun , Prussia tidak duduk diam membiarkan Prancis memasuki dan meninggalkan Paris sekehendak mereka. Alfred Krupp, anggota dari keluarga Krupp, yang terkenal memproduksi artileri baja dan persenjataan.

Balon udara yang semakin hebat dan dikembangkan dengan nama Ballonabwehrkanone, atau senjata pertahanan balon yang dikenal sebagai Ballon Kanone itu pun tampaknya akan segera dimusnahkan.

Untuk bisa membidik balon dengan tepat agar misi pengintaian gagal, Prancis berhasil menciptakan senjata breech-loading cannon 37 milimeter yang dipasang di kereta yang dilapisis menggunakan stock mirip dengan popor senapan dan sebuah folding sight attached untuk membidik balon.

Dan ternyata , senjata tersebut berhasil menembak dan menangkap lima balon Prancis dan mungkin menembak tiga lagi yang dinyatakan hilang.

Dengan kehebatan senjata breech-loading cannon 37 milimeter, mereka berhasil menangkap dua Ballon Kanones  yang pada akhirnya dipamerkan untuk umum di Jerman, satu di Musuem Sejarah Senjata di Berlin dan yang lainnya di Museum Sejarah Bundeswehr di Dresden Jerman.

Lihat juga : 5 Fobia Paling Aneh, Mulai dari Takut Makan Hingga Kencing