Pria ini Nekat Inspeksi Polisi yang Melakukan Razia, ini yang ia dapatkan

Inafeed.com – Natizen media sosial belum lama ini dihebohkan dengan video razia yang dilakukan polisi lalu lintas (polantas) di salah satu ruas jalan di Kota Madiun .

Video razia yang awalnya diunggah oleh pengguna akun Facebook Husain Fata Mizani itu mengaku jika dirinya ingin melakukan inspeksi berbekal Peraturan Pemerintah (PP) No.80 Tahun 2012 tentang Persyaratan Pemeriksaan.

“Saya ingin mencoba review bagaimana Pak Polisi hari ini melakukan penilangan,” ungkap pria tersebut di awal video.

Namun pihak kepolisian yang terekam dalam video itu pun cepat tanggap setelah melihat seorang pria merekam kegiatan razia.

Baca juga : 5 Polisi Dengan Jumlah Anggota Terbanyak di Dunia. Salah Satunya Indonesia

“Bapak dari mana?” tanya seorang anggota Polantas.

“Saya dari KAMMI [Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia], saya tidak perlu meminta izin karena ini pekerjaan umum kan?” jawab pria dalam video.

Salah satu anggota kepolisian pun menanyakan kembali tentang identitas polisi tersebut. Dan pria dalam video itu menjawab dirinya melakukan hal itu atas nama masyarakat umum.

Mengacu para PP No.80 Tahun 2012 pria dalam video tersebut berniat memeriksa tanda pemeriksaan.

“Kalau menurut undang-undang atau PP, plang itu berjarak 25 meter, paling minimal, paling dekat dengan tempat pemeriksaan,” tegas pria dalam video.

Sebagai informasi, berdasarkan PP No.80 Tahun 2012 Pasal 22 ayat 2, dinyatakan tanda pemeriksaan (plang) ditempatkan pada jarak paling sedikit 50 meter sebelum pemeriksaan.

Setelah berbicara dengan salah satu anggota Polantas, pria dalam video tersebut mencoba mengukur posisi tanda pemeriksaan. Ia menggunakan langkah kakinya untuk mengukur dengan memperkirakan satu langkah berjarak satu meter. Pria tersebut sudah berhenti di langkah ke-8 karena sepengetahuannya di posisi tersebut sudah ada pemeriksaan.

“Kalau itu pemeriksaan, tidak harus dari plang itu harus 25 meter,” sela salah satu anggota Polantas yang mengikuti pria dalam video. “Plang itu hanya pemberitahuan kepada masyarakat sedang ada pemeriksaan,” tambah anggota Polantas tersebut.

Tak hanya menginspeksi tanda pemeriksaan, pria dalam video tersebut juga me-review kondisi jalanan saat pemeriksaan. Ia juga menanyakan mengenai surat tugas razia.

“Dikeluarkan di Madiun pada 1 Januari, sedangkan ini sudah akhir Januari,” ucap pria dalam video saat diperlihatkan surat tugas razia.

Di akhir video, pria tersebut berniat menemui Kasatlantas Polres Madiun untuk meminta konfirmasi mengenai inspeksinya.

“Saya ingin mengonfirmasi, betul apa tidak sih saya ini? Kalau salah yo monggo saya dan masyarakat dicerdaskan, kalau pemeriksaan ini salah, ya monggo juga diperbaiki,” jelas pria dalam video tersebut.

Dengan adanya inspeksi seperti ini diharapkan anggota kepolisian yang bertugas sebagai pengayom masyarakat ini bisa menjalankan tugas dan kewajiban sesuai aturan yang ditetapkan.

Lihat juga : Percaya Gak Kamu, Jendral Polisi ini Ternyata Pernah Jadi Kuli Bangunan

iklan