in

Jokowi: Sudah Ada Obat Untuk Corona, Akan Dibagikan dari Rumah ke Rumah

Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan pers terkait penangangan COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]
Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan pers terkait penangangan COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]

Semakin mewabahnya Virus Corona yang berasal dari Wuhan,China yang hingga kini belun ada vaksinnya. Presiden Indonesia, Jokowi  juga mengatakan hingga kini belum ada vaksin untuk menanggulangi virus corona Covid-19.

Untuk sedikit mecegah penyebaran virus corona, Jokowi sudah memesan obat yang sudah digunakan sejumlah negara untuk mengobati pasien yang terinfeksi virus corona.

Menurut penuturannya dalam konferensi pers via video pada Jumat (20/3/2020), Ia mengatakan antivirus hingga kini belum ditemukan namun, obat yang sudah dicoba oleh satu atau tiga negara dan memberikan kesembuhan.

Jokowi juga mengungkapkan, dua resep obat yang ampuh melawan virus corona tersebut yakni Avigan dan Chloroquine.

Jokowi juga menegaskan, pemerintah bergerak cepat dalam melakukan langkah-langkah untuk menyelesaikan permasalahan kasus corona di Indonesia.

Ia juga telah mendatangkan 5.000 avigan dan dalam pemesanan 2 juta serta Chloroquine sudah siap 3 juta.

Menurutnya obat-obat ini nantinya akan disalurkan kepada warga dengan cara dokter berkeliling dari rumah ke rumah di kawasan yang terdapat pasien positif covid-19.

“Obat tersebut akan sampai kepada pasien yang membutuhkan, melalui dokter, keliling dari rumah ke rumah, melalui rumah sakit dan puskesmas di kawasan yang terinfeksi,” kata Jokowi.

Perawat mengunakan berjalan usai melakukan pemeriksaan terhadap pasien yang diduga terkena virus Difteri di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta, Jumat (8/12). Menteri Kesehatan Nila Moeloek menetapkan kasus virus Difteri merupakan kasus kejadian luar biasa, sehingga Kemenkes akan menjadwalkan imunisasi vaksin TD (tetanus-difteri) untuk mengatasi kejadian luar biasa (KLB) penyakit difteri di tiga provinsi diantaranya Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

25 Tenaga Medis di Jakarta Positif Corona, 1 Orang diantaranya Meninggal Dunia

Gatot Hariyanto menyemangati seorang calon prajurit yang mendengar kabar dGatot Hariyanto menyemangati seorang calon prajurit yang mendengar kabar duka uka

Viral, Calon Prajurit TNI AL Ini Menagis Ketika Dinyatakan Lulus Seleksi, Ternyata Dihari Itu Ibunya Meninggal Dunia