Inafeed.com – Pernah gak kamu berfikir bagaimana jadinya jika bumi sempat berhenti berputar ?
Sejauh ini kita tahu jika bumi akan terus berputar pada porosnya sampai mengalami pergantian waktu.
Tapi ternyata bumi bisa berhenti berputar ketika ada sebuah hal yang menyebabkan bumi harus berhenti sejenak.
Ketika bumi berputar , pastinya ada beberapa hal yang mungkin bisa dianggap mengerikan dan akan terjadi di dasar bumi yang kita tinggali ini .
Dan seperti yang dilansir dari teselubung.in, berikut ini ada sejumlah ulasan dari beberapa hal mengerikan jika bumi benar – benar berhenti.
1. Semuanya Akan Meluncur pada Lintasan Balistik
Salah satu hal yang akan terjadi jika bumi berhenti berputar yakni semuanya akan meluncur dari lintasan Balistik. Kita semua ditekan oleh gravitasi dan bergerak melalui ruang angkasa dengan kecepatan rotasi dari 1674,4 km/jam (di khatulistiwa). Dan jika bumi tiba-tiba berhenti berputar, semua yang ada di permukaan khatulistiwa bumi tiba-tiba akan bergerak dengan kecepatan awal lebih dari 1.600 km/jam ke timur. Kecepatan lepas dari Bumi adalah sekitar 40.000 km/jam, jadi kecepatan diatas tidak cukup untuk membuat kita terbang ke luar angkasa. Namun hal ini jelas akan menyebabkan beberapa kerusakan yang mengerikan karena segala sesuatu terbang dengan lintasan balistik ke timur. Bayangkan air lautan di khatulistiwa tiba-tiba bergerak ke timur dengan laju 1.600 km/jam. Hal yang sama juga dialami oleh udara yang akan menyebabkan badai terdahsyat yang pernah terjadi!
Kecepatan rotasi bumi menurun jika kita jauh dari khatulistiwa, ke arah kutub. Sehingga jika kita berada lebih ke selatan atau lebih ke utara dari khatulistiwa, maka kecepatan awal gerak kita saat bumi tiba-tiba berhenti berotasi, akan lebih kecil dari 1600 km/jam.
2. Sehari Akan Berlangsung Selama 365 Hari
Jika bumi berhenti mendadak , maka siang dan malam tidak akan sama lagi. Saat Bumi berputar pada porosnya, Matahari kembali ke posisi yang sama setiap 24 jam. Tetapi jika Bumi berhenti berputar, maka akan butuh waktu 365 hari bagi Matahari untuk ‘bergerak di langit’ dan kembali ke posisi yang sama.
Dan tidak hanya itu, arah gerak matahari dilangit tidak lagi dari timur ke barat, tetapi dari barat ke timur. Setengah dari Bumi akan terpanggang sinarnya selama setengah tahun, disaat belahan bumi yang lain berada dalam kegelapan. Bumi akan sangat panas di sisi terangnya dan sangat dingin di sisi gelap. Peristiwa semacam ini jelas akan menghancurkan tumbuhan dan hewan.
3. Bumi Tidak Lagi Miring
Jika bumi tiba – tiba berhenti , maka bumi tak akan lagi miring. Kemiringan bumi ditentukan oleh bagaimana planet berputar dibandingkan dengan Matahari. Kemiringan sumbu rotasi ini mendefinisikan musim di bumi. Tapi jika bumi tanpa rotasi, konsep tersebut tidak masuk akal lagi. Masih ada kutub utara planet ini, di mana radiasi dari Matahari berada pada sudut terendah, dan khatulistiwa, tempat yang menerima radiasi Matahari yang paling langsung. Tapi tidak akan ada lagi musim .
4. Bumi Takkan Terlindungi dari Radiasi-Radiasi yang Berbahaya bagi Kehidupan
Dan salah satu hal yang akan terjadi jika bumi tiba – tiba berhenti maka bumi takkan terlindungi dari radiasi radiasi yang berbahaya bagi kehidupan. Akibatnya, tidak akan ada lagi Aurora dan sabuk radiasi Van Allen yang melindungi kita dari sinar kosmik dan partikel berenergi tinggi lainnya, akan lenyap. Kehidupan di bumi pun akan lenyap seketika.
5. Bumi Akan Berbentuk Bola yang Nyaris Sempurna
Bumi saat ini berputar pada porosnya, menyelesaikan satu putaran kira-kira setiap 24 jam. Kecepatan rotasi ini menyebabkan bumi menonjol keluar di sekitar khatulistiwa, mengubah bentuk planet kita menjadi oblate spheroid (bola gepeng). Jika bumi tidak berotasi, gravitasi akan mampu membentuk Bumi menjadi bola yang hampir sempurna.
Wah ngeri ya guys.